Saturday, 9 December 2017

Victor Igbonevo: Keputusan Bagus Ryuji Gabung Klub Thailand



Bek Timnas Indonesia yang kini berganti posisi menjadi gelandang bertahan di Siam Navy FC, Liga tertinggi Thailand itu memuji keputusan Ryuji Utomo yang mengikuti jejaknya. Walaupun berbeda kasta dengannya, VI mengatakan dengan tegas bahwa keputusan yang diambil Ryuji sangatlah tepat, karena Ryuji nantinya akan bias mendapatkan pengalaman baru dan lebih berkembang.

Sejak hijrah ke Liga Thailand pada musim 2015, Igbonefo sudah memperkuat tiga tim berbeda, yakni Osotspa, Siam Navy, dan Nakhon Ratchasima. Dan nampaknya pemain berusia 32 tahun semakin betah di negeri Gajah Putih, yang tentu akan membuat Klub-klub di Indonesia  yang ingin memakai  jasanya gigit jari.
 
Ryuji Utomo Prabowo, Pemain Timnas Indonesia U-23

Sebelum mengikat secara resmi bek muda Persija Jakarta dan Timnas U-23 itu PTT Rayong sering meminta informasi seputar Ryuji Utomo kepada Igbonefo. Sebagai kontestan Liga Thailand yang diyakini lebih bagus dari Liga Indonesia itu, tentunya pelatih PTT Rayong tak ingin gegabah dalam mengambil keputusan. Pengamatan serta penilaian mereka pasti sudah dilakukan dengan cukup panjang selama ini.

VI pun  memberikan saran kepada Ryuji Utomo agar bisa sukses di klub yang finish di posisi lima besar Thai League 2 musim lalu tersebut. Menurut VI, Ryuji harus bermain dengan mengedepankan teknik, karena sepakbola Thailand berbeda dengan Indonesia. Sebagai pemain belakang tidak hanya bertugas menghalau serangan., tapi juga membangun serangan dari belakang.

Memang tidak mudah bermain di Thai League, Igbonefo termasuk pemain Indonesia yang sukses berkiprah di kompetisi Negeri Gajah Putih,  terbukti dia sudah tiga tahun beruntun dikontrak oleh klub Thailand. Dan tahun ini ia sukses membawa Nakhon Ratchasima bertahan di liga teratas Thailand.(JP)


Friday, 30 January 2015

Gavin Kwan Adsit Terdepak Dari Skuad Timnas U-23



The Indonesian Rising Star Evan Dimas


Coach Aji Santoso telah memilih 27 nama yang dipersiapkan untuk laga persahabatan melawan Suriah U-23 dan Malaysia U-23.Nama-nama pemain yang dipanggil tersebut akan mengikuti pemusatan latihan di Sidoarjo. Pemusatan latihan ini digelar antara tanggal 1 hingga 18 Februari 2015 mendatang.

Ada beberapa ‘rising star’ yang menjadi andalan Timnas U-23 ikut dipanggil. Sementara Gavin Kwan Adsit yang sempat digadang-gadang menjadi pemain masa depan Indonesia terdepak dari skuad asuhan Aji Santoso.

Dua laga persabahatan itu rencananya akan digelar pada 14 Februari melawan Suriah U-23 dan 17 Februari melawan Malaysia U-23 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Berikut 27 nama-nama pemain yang dipanggil Timnas Indonesia U-23.
  1. Teguh Amiruddin - Barito Putera - Kiper
  2. Yogi Triana - Sriwijaya FC - Kiper
  3. Muhammad Natshir Fadhil - Persib Bandung - Kiper
  4. Ravi Murdianto - Mitra Kukar FC - Kiper
  5. Muhammad Abduh Lestaluhu - Persija Jakarta - Belakang
  6. Moch. Zaenuri - Persebaya Surabaya - Belakang
  7. Hansamu Yama Pranata - Barito Putera - Belakang
  8. Paulo Oktavianus Sitanggang - Barito Putera - Tengah
  9. Evan Dimas Darmono - Persebaya Surabaya - Tengah
  10. Manahati Lestusen - Barito Putera - Belakang
  11. Hendra Adi Bayauw - Semen Padang FC - Tengah
  12. Ilham Udin Armaiyn - Persebaya Surabaya - Tengah
  13. Safri Al Irfandi - Semen Padang FC - Tengah
  14. Wawan Pebriyanto - PBR Bandung Raya - Tengah
  15. Jajang Maulana - Sriwijaya FC - Belakang
  16. Zulfiandi - Persebaya Surabaya - Tengah
  17. Ihwan - Personal - Depan
  18. Ahmad Novfiandani - Arema Cronus - Tengah
  19. Mahdi Fahri Albaar - Mitra Kukar FC - Belakang
  20. Andik Rendika Rama - Persela Lamongan - Belakang
  21. Oktavianus Fernando - Persita Tangerang - Tengah
  22. Nazarul Fahmi - Persita Tangerang - Tengah
  23. Yogi Rahadian - Mitra Kukar FC - Depan
  24. Aldi Al Achya - Persita Tangerang - Depan
  25. Sutanto Tan - Pusam Bali United - Depan
  26. Joko Prayitno – Persijap Jepara - Depan
  27. Adam Alis Setyano - Persija Jakarta - Tengah

Monday, 12 January 2015

Pemain Timnas Indonesia U-23 Terkini

Berikut nama-nama Pemain Timnas U-23 yang ikut seleksi Tahap I

Kiper: Teguh Amiruddin (Barito Putera), Yogi Triana (Sriwijaya FC), Ravi Murdianto (Mitra Kukar), M Natshir Fadil Mahbuby (Persib Bandung)

Bek: Alfin Ismail Tuasalamony (Persija Jakarta), Syaiful Indra Cahaya (Persija Jakarta), Muhammad Abduh Lestaluhu (Persija Jakarta), Moch Zaenuri (Persabaya), Hansamu Yama (Barito Putera), Agung Prasetyo (PSM Makassar), Manahati Lestusen (Barito Putera), Mochamad Junda Irawan, Jajang Maulana (Sriwijaya FC, Zalnando (Sriwijaya FC)  

Gelandang: Gilbert R Dwaramury (Persija Jakarta), Paulo Oktavianus Sitanggang (Barito Putera), Evan Dimas (Persebaya), Sandidarma Suthe (Pusam Samarinda), Hendra Adi Bayauw (Semen Padang), Ryuji Utomo (Mitra Kukar), Wawan Pebriyanto (PBR), Yogi Novrian (Sriwijaya FC), Irsyad Maulana (Semen Padang), Safrial Irfandi (Semen Padang)    

Penyerang: Gavin Kwan Adsit (Barito Putera), Rizky Dwi Ramadhana (Sriwijaya), Ilham Udin (Persebaya), Yohanes Fernando Pahabol (Persipura), Agung Supriyanto (Persebaya), Fredi Jeferson (Persipura)  

<JP>  


Friday, 10 October 2014

Kejutan Piala Asia U-19, Iran dan Jepang Tumbang




Hari pertama  telah menyelesaikan Empat pertandingan, dimana telah terjadi kejutan dengan tumbangnya tim-tim besar. Iran dipecundangi Thailand 1-2, demikian pula Jepang menyerah  lawan China dengan skor yang sama 1-2.

Yang  tidak kalah mengejutkannya adalah Vietnam dibantai oleh  Korea Selatan dengan 6 gol tanpa balas. Korea Selatan memang di atas tim-tim Asia Tenggara, namun kekalahan 0-6 bukanlah hasil yang diprediksikan sebelumnya, mengingat kiprah Vietnam di babak kualifikasi yang begitu perkasa dengan membantai lawan-lawannya termasuk Australia U-19 dengan skor 5-1.

Tak sia-sia Korea Selatan memasukkan Empat nama yang beredar di Eropa termasuk si Anak Ajaib, Lee Seung Woo yang kini berada di Barcelona. Korea Selatan U-19 yang di babak kualifikasi dikalahkan Indonesia, kini menunjukkan kekuatan yang sebenarnya.

Sementara tuan rumah Myanmar berbagi angka sama 0-0. Skor kaca mata itu memang membuat kita tidak terkejut dan tampak adil, mengingat kiprah Myanmar dan Yaman yang belum spektakuler di laga-laga sebelumnya.

Hasil-hasil pertandingan memang sulit diprediksi, tim-tim yang notabene hanya sebagai runner up di babak kualifikasi, justru tampil memukau di putaran final, seperti Thailand dan Korea Selatan. Begitu juga mungkin Indonesia U-19, walaupun tampil perkasa di babak kualifikasi, tapi belum tentu juga akan Berjaya di putaran final kali ini.

Untuk itu dukungan luas dari masyarakat Indonesia sangat diperlukan. Penampilan Evan Dimas dkk memang sempat jeblok di piala HBT Brunai Darussalam. Tapi semoga saja akan kembali moncer di pertandingan sesungguhnya kali ini. <JP>

Thursday, 9 October 2014

Rekor 3 Rival Timnas U-19 di Penyisihan Grup Piala Asia U-19



 
Bendera Negara Lawan Timnas U-19
Tiga calon lawan Indonesia U19 di penyisihan group sangat serius mempersiapkan diri menghadapi putaran final Piala Asia U-19 Myanmar. Berikut ini bukti keseriusan mereka yang sama-sama membidik 4 besar sebagaimana Indonesia U-19.

Uzbekistan

Uzbekistan
adalah finalis pada Piala Asia U-19 2008 yang  membuat mereka tampil di Piala Dunia U-20 2009. Usbekistan telah 6 kali tampil di Piala Asia U-19.

Persiapan mereka
sangat serius, mereka menggelar tujuh pertandingan uji coba, antara lain, melawan Armenia, Hungaria, Albania, dan Libya.

Dari tujuh laga uji coba tersebut, Uzbekistan hanya kalah oleh Albania, namun dengan skor telak 0-7 dan 0-5. Adapun dalam laga terakhir melawan Libya mereka menang dengan skor 4-2.

Selain itu, Uzbekistan juga memiliki sejarah panjang di Piala Asia U-19. Setidaknya, dengan Piala Asia U-19 kali ini, mereka telah tampil enam kali. Namun mereka belum sekali pun menjadi juara.

Australia

Australia datang
dengan membawa tiga orang yang bermain di Eropa. Mereka adalah Cameron Burgess (Fulham), Chris Ikonomidis (Lazio), dan Peter Skapetis (Stoke City).

Young Socceroos maju ke putaran final lewat kemenangan besar kontra Hongkong 7-0 dan melibas Taiwan denga skor 3-0. Kemudian kalah telak melawan Vietnam 0-6

Australia juga banyak menggelar laga uji coba melawan tim peserta A-League dan ikut tournament NTC Invitational di California Amerika Serikat.

Selain teknik dan strategi, Paul Okon pelatih Australia U-19 ini juga mengantisipasi faktor cuaca dengan sangat serius. Itu sebabnya, ia menggelar pusat pelatihan di Thailand semata agar para pemainnya bisa beradaptasi dengan cuaca di Myanmar.

Uni Emirat Arab

Di antara 3 Rival Timnas U-19 UEA-19 lah yang memiliki catatn paling spektakuler. Mereka telah tampil di Piala Asia U-19 sejak 1982, dan menjadi juara pada 2008. Bahkan mereka menembus babak perempat final Piala Dunia U-20 pada 2003 dan 2009.

Selain melawan Evan Dimas dkk, UEA U-19 juga menggelar tur ke Eropa untuk mengadakan pertandingan uji coba melawan Denmark U-19, Georgia, dan Slovakia.

UEA U-19 juga menggelar turnamen  internasional di Dubai, pertengahan September lalu. Dalam laga uji coba itu, tim yang dilatih Abdullah Misfir ini mengalahkan Oman dengan skor 4-2 setelah sebelumnya menekuk Azerbaijan dan Albania.

Untuk beradaptasi dengan cuaca di Myanmar, Abdullah Misfir memboyong para pemainnya ke Malaysia. Dari negeri jiran ini, mereka kemudian bertolak ke Yangon
. <JP>